Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Pemberontakan Al-Shabaab di Somalia

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
2,013
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jul 9, 2009

Pertempuran sengit pecah antara pemberontak Islam garis keras dan pasukan pro pemerintah di Mogadisu, ibu kota Somalia, sedikitnya telah menewaskan 12 orang dan mencederai banyak warga.

Suara tembakan senjata memenuhi seluruh kota saat warga setempat hendak menghindar dari area pertempuran, namun beberapa warga yang kurang beruntung terluka parah ketika serangan mortir menghujani rumah-rumah mereka.

[Haliam Haji, Penduduk lokal]:
"Mortir mendarat tepat disampingnya ketika ia sedang berbicara di telpon. Lima anggota keluarga kami telah meninggal. Sebuah peluru mengenai dan bersarang di kepala seorang wanita tua, dokter rumah sakit Medina mengatakan ia tidak bisa melakukan operasi. Kami berencana akan membawanya ke rumah sakit asing terdekat."

Para dokter di rumah sakit tersebut berjuang keras menolong para korban yang terluka parah. Ruang perawatan yang tersedia tidak cukup menampung seluruh pasien. Sebagian besar korban memerlukan operasi pembedahan untuk mengeluarkan peluru dari tubuh mereka.

[Abdi Elmi Hungull, Staf Rumah Sakit Lokal]:
"Kami merawat lebih banyak warga yang terluka hari ini dibandingkan hari-hari sebelumnya, karena pertempuran masih sedang berlangsung saat ini."

Al-Shabaab adalah pemberontak sparatis di Somalia, beberapa anggotanya merupakan bagian dari jaringan Al Qaeda, yang berusaha untuk mengulingkan pemerintahan sah Presiden Sheikh Sharif Ahmed. Al-Shabaab dan pemberontak islam garis keras terlibat dalam upaya menggagalkan proses perdamaian di Somalia tahun lalu.

Al Shabaab dan sekutunya beroposisi dengan pemerintah yang berusaha untuk menjaga perdamaian di Mogadishu. Mereka menguasai wilayah selatan perbatasan Somalia dan Kenya serta beberapa wilayah vital lainnya.


NTD News melaporkan.

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more