Masalah Membuntuti Pemilu Indonesia

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
778 views
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jul 11, 2009

Calon Presiden Indonesia nomor urut tiga, Jusuf Kalla, tampak mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di Taman Suropati, Jakarta, hari Rabu, 8 Juli lalu. Kedatangannya beserta istri dan keluarga besarnya adalah untuk memberikan hak pilih mereka.

Jusuf Kalla merupakan salah satu Capres Indonesia yang sangat peduli akan permasalahan daftar pemilih, yang telah menjadi buah bibir dalam Pemilu kali ini. Tepat satu hari sebelum pelaksanaannya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia telah mengumumkan penemuan 11,21 juta data pemilih ganda di pulau Jawa, yang disebabkan oleh pemilikan nomor induk kependudukan, nama, tanggal lahir, serta alamat yang sama. Diperkirakan hal ini juga terjadi diluar pulau Jawa. Namun, kondisi kisruh ini tidak mengecilkan harapan Jusuf Kalla.

[Jusuf Kalla, Calon Presiden Indonesia]:
Semoga Pemilu ini berjalan terbuka, adil dan jujur sesuai dengan harapan kita semua.

Awal bulan Juli kemarin, salah seorang politisi PDI-P yang tergabung dalam panitia khusus (Pansus) DPT, Eva Kusuma Sundari, juga telah memaparkan penemuan sekitar 21% penduduk Indonesia yang tidak bisa memilih. Atas hal ini, Mahkamah Konstitusi harus menetapkan penggunaan KTP yang disertai Kartu Keluarga untuk menuntaskan masalah dengan cepat, namun keputusan ini dinilai terlalu mendadak dan tidak dapat disosialisasikan dengan baik.

Di tempat lain, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo berharap Pemilu dapat tetap terlaksana dengan lancar.

[Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta]:
Saya berharap semuanya bisa berjalan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ini dapat memberikan peluang yang adil bagi seluruh warga untuk memanfaatkan hak pilihnya untuk ikut menentukan siapa yang akan memimpin kita 5 tahun ke depan.

Wartawan NTDTV melaporkan dari Jakarta, Indonesia.

Category:

News & Politics

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more