Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Kawin Foto Singkawang

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
24,446
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jul 27, 2008

Kota Singkawang, Kalimantan Barat, terkenal dengan julukan Kota Seribu Kuil. Tapi, tahukah Anda jika kota yang mayoritas dihuni etnis Tionghoa ini juga memiliki budaya kawin foto atau pengantin pesanan dari Singkawang. Budaya ini biasanya dialami para amoy, sebutan bagi wanita Tionghoa, yang menikah dengan pria asal Taiwan.

Inilah yang dilakoni tiga anak perempuan Chin Fui Ha. Berkat seorang perantara, ketiga putri Chin Fui kini berada di Taiwan. Prosesnya sangat singkat. Cukup berkenalan sehari, esoknya mereka berfoto dan perkawinan dianggap sah. Sebagai timbal balik, keluarga Chin Fui mendapatkan uang Rp 5 juta. Tak hanya itu, kepergian tiga anak mereka ke Taiwan membuat keluarga ini juga memperoleh uang tambahan Rp 1 juta setiap bulan.

Motif ekonomi ada di balik kawin foto. Chin Fui harus menanggung hidup sembilan anaknya. Tentu ini bukanlah perkara mudah. Apalagi, pekerjaan Chin Fui hanya membuka konveksi pakaian kertas untuk kebutuhan orang meninggal. Dari pekerjaan itu, dia paling banyak menerima Rp 20 ribu sehari. Sementara sembilan anaknya tak ada yang mengenyam pendidikan hingga tamat sekolah dasar.

Namun, tak semua kisah amoy Singkawang sukses. Setidaknya ini dialami dua anak perempuan Tung Shui Chin yang ditipu sang calo. Meski pernah ditipu, wanita dengan tujuh anak ini masih berharap ada orang Taiwan yang datang melamar anaknya. "Dia (kehidupannya) bisa baik. Makan ada, pakaian ada, tidak pikir orang," kata Tung Shui Chin.

Saat ini, hampir 30 ribu amoy ada di Taiwan. Mereka sudah tak peduli lagi pendidikan. Tercatat presentase anak sekolah tak tamat SD di Singkawang mencapai 35,91 persen. Sementara data Komisi Nasional Perlindungan Anak mencatat perdagangan manusia mencapai 12 ribu kasus. "Sebagian besar mereka berangkat secara ilegal. Dengan pemalsuan dokumen, ancaman, jeratan utang, penipuan," kata Rosita, aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum Peka.

Category:

Nonprofits & Activism

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 3 dislikes

Link to this comment:

Share to:

Top Comments

  • amoi singkawang ter paksa kawin di taiwan orang tuha nya tau uang mama nya yang penting ada uang mama nya gak sayang anak nya banyak orang tuha nya anak nya belum cukup umur nya mama suru kawin ditaiwan anak pelempuan kasian cowok taiwan bukan baik2 orang taiwan kayak begok2 cowok kalimantan juga banyak baik2 cakap lagi

  • Mamaknya kebanyakan nonton meteor Garden kaleee... hehehehe... mending klo yg ngelamar mirip Tao Ming She... yang ada engkong2...

see all

All Comments (9)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • @c510530p mentang2 mamaknya yg lahirkan,maunya anaknya ke taiwan biar mamaknya bs hidup kaya di indo.......tp ada brp yg dapat org kaya....kawin di taiwan ato di manapun klu gk kej mn ad uang buat krm utk yg di indo....mamak dan papak yg di indo adkn kalian bertanya keadaan anak2 kalian yg kawin di luar negeri???yg ada hanya lah amoi kirim uang........hany ini lah.....

  • mama nya mata uang yang penting ada uang bukan orang mama nya binatang

  • kasian..

  • it pljran jg bwt amoy2 skwg.jgn cpt trgiur dgn duit dr org taiwan.qu jga tdk bs slhin kmu,mgkn krn tkanan ekönomi lah yg mmbuat mu mngambl kptusan yg ga adil bwt drmu sndri.jdkan lah in sbgai cmbuk.bwt amoy2 yg laen,

  • ya bagus lah dia mau masuk video, kalo nggak mana mungkin bisa terungkap ke permukaan

  • mama nya gak tau malu ya berani masuk ke video tutup muka mama nya kok suru anak kawin ditaiwan memang di taiwan banyak uang kasih mama kok mama nya gak kasian anak nya taunya uang

Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more