Ismali Yusanto sebagai juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), mengatakan Banyak kalangan muslim menganggap sudah saatnya sistem pemerintahan dalam Islam kembali ke jaman Khilafah-khilafah besar pada era sepeninggal Nabi Muhammad SAW, seperti Abu Bakar Siddiq, Umar ibn Khattab, Usman bin Affan dan Ali ibn Abi Thalib, yang telah membuat kejayaan Islam dimuka bumi.
Namun pendapat juru bicara HTI tersebut tidak sepenuhnya relevan jika diterapkan di Indonesia, karena dapat mengikis nilai-nilai demokrasi yang telah dibangun kata Abdul Moqsith Ghazali yang juga koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL).
Pendapat berbeda disampaikan oleh Novriantoni Kahar, dosen Universitas Paramadina. Menurutnya jika Indonesia menerapkan sistem khilafah maka akan terjadi kemunduran dalam sistem pemerintahan Indonesia. Sebab sistem khilafah hampir mirip dengan sistem kerajaan cuma berbeda caranya.
Jika kerajaan berdasarkan sistem kekeluargaan, khilafah ditunjuk oleh pemimpin terdahulunya tapi berdasarkan kualitas seseorang.
Forum yang menarik ini layak untuk disimak dan diharapkan dapat menjadi proses pembelajaran untuk dapat membandingkan sistem pemerintahan yang layak bagi Indonesia.
Narasumber Ismail Yusanto (Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia), Abdul Moqsith Gazhali (Koordinator Jaringan Islam Liberal), dan Novriantoni Kahar (Dosen Universitas Paramadina)
Link to this comment:
All Comments (2)