Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

DN AIDIT Ketua CC-PKI

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
302,923
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Aug 24, 2007

Dipa Nusantara Aidit, lebih dikenal dengan DN Aidit (30 Juli 1923 - 22 November 1965), adalah Ketua Central Comitte Partai Komunis Indonesia (CC-PKI). Ia dilahirkan dengan nama Achmad Aidit di Pulau Bangka, dan dipanggil "Amat" oleh orang-orang yang akrab dengannya. Di masa kecilnya, Aidit mendapatkan pendidikan Belanda. Ayahnya, Abdullah Aidit, ikut serta memimpin gerakan pemuda di Belitung dalam melawan kekuasaan kolonial Belanda, dan setelah merdeka sempat menjadi anggota DPR (Sementara) mewakili rakyat Belitung. Abdullah Aidit juga pernah mendirikan sebuah perkumpulan keagamaan, "Nurul Islam", yang berorientasi kepada Muhammadiyah
Menjelang dewasa, Achmad Aidit mengganti namanya menjadi Dipa Nusantara Aidit. Ia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang menyetujuinya begitu saja.

Dari Belitung, Aidit berangkat ke Jakarta, dan pada 1940, ia mendirikan perpustakaan "Antara" di daerah Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat. Kemudian ia masuk ke Sekolah Dagang ("Handelsschool"). Ia belajar teori politik Marxis melalui Perhimpunan Demokratik Sosial Hindia Belanda (yang belakangan berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia). Dalam aktivitas politiknya itu pula ia mulai berkenalan dengan orang-orang yang kelak memainkan peranan penting dalam politik Indonesia, seperti Adam Malik, Chaerul Saleh, Bung Karno, Bung Hatta, dan Prof. Mohammad Yamin. Menurut sejumlah temannya, Hatta mulanya menaruh banyak harapan dan kepercayaan kepadanya, dan Achmad menjadi anak didik kesayangan Hatta. Namun belakangan mereka berseberangan jalan dari segi ideologi politiknya.

Meskipun ia seorang Marxis dan anggota Komunis Internasional (Komintern), Aidit mengikuti paham Marhaenisme Sukarno dan membiarkan partainya berkembang tanpa menunjukkan keinginan untuk merebut kekuasaan. Sebagai balasan atas dukungannya terhadap Sukarno, ia berhasil menjadi menjadi Sekjen PKI, dan belakangan Ketua. Di bawah kepemimpinannya, PKI menjadi partai komunis ketiga terbesar di dunia, setelah Uni Soviet dan RRT. Ia mengembangkan sejumlah program untuk berbagai kelompok masyarakat, seperti Pemuda Rakyat, Gerwani, Barisan Tani Indonesia (BTI), Lekra, dan lain-lain.

Dalam kampanye Pemilu 1955, Aidit dan PKI berhasil memperoleh banyak pengikut dan dukungan karena program-program mereka untuk rakyat kecil di Indonesia. Dalam dasawarsa berikutnya, PKI menjadi pengimbang dari unsur-unsur konservatif di antara partai-partai politik Islam dan militer.

  • likes, 25 dislikes

Link to this comment:

Share to:

Top Comments

  • Eh Malaysia, kita aja jarang nengok video punya situ...eh situ demennya nongkrong di video Indonesia. Kurang kerjaan ya? makanya kalian tuh urus urusan kalian sendiri, komen video dan musik Indonesia jelek, ya ga usah liat eh masih ditonton sama komen juga! Kasian deh loe! Coba itung brp lama dan banyaknya kalian ngjelek2in Indonesia? Hayo warga Indonesia cuekin malaysia yg suka ngatain, biar kita yang dapet pahalanya! Orang sirik dijauhi Allah SWT!

  • sebetulnya, tindakan PKI melakukan coup 65' (jika benar) kalo saya melihat perilaku kabinet indonesia sekarang ini, apalagi yg di DPR, kalo perlu semuanya tanam di lubang buaya!!!!!

    koruptor ga usah di pernjara, hukum mati dengan dicincang hidup-hidup depan keluarganya ....

    organisasi agama, apapun itu, bubarkan, karena memecah belah rakyat

see all

All Comments (464)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • @jeffsaja.ya iyalh kenytanya?!!. banyk hartnya skrng bukan rakyt senang malh dijual sm pmrnth tuk ngmis kenegri orng jadi tki...?///////hohoy ...sprti sy penglman jd tki dianjng2 dihewn2 ma majikan.klu prpuan munkn udh diprkosa ma majikn.

  • @TheNickyarnnaswibowo bukan indonesia yg tidak ingin komunis ada di tanah pertiwi tetapi orang2 tertentu, setahu saya yg banyak menjadi korban adalah orang2 yg dianggap komunis. antara 500rb-3jt orang. berapa orang yg menjadi korban komunis? tau ngga?

  • @oknoorap adda link dokumenter terbarunya?

  • @TheNickyarnnaswibowo suharto membantai semua pendukung pki, ddaan banyak kekejaman lainnya, komunisme lebih merata, lihat china, sangat maju bukan? china adalah negara komunis

  • yg lebih kejam adalah penghasut, profokator, dan fitnah,karena dalam agama manapun itu lebih kejam dr pembunuhan. agama tanpa ilmu akan jalan ditempat, dan ilmu tanpa agama akan tersesat......

  • manusia dinilai dari tindakannya bukan omongan atau agamanya, agama tdk menjamin orang bertindak moral dan sebaliknya. dalam hidup ini malah lebih banyak orang beragama lebih kejam kalau kita mau jujur, hanya orang masih perlu agama utk beli tiket ke surga, tindakan terhadap sesama nanti dulu..

  • @Grimaldo35 i like this comment...

  • @oknoorap i like this comment gan!!!!!

  • @kus2ganteng keren buat yang ngefans ama "amerika" gan..gw mah pilih ngefans ama indonesia aja..hehehehe

Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more