24.07.2008
Tidak semua generasi muda bisa dianggap lupa dengan kebudayaan nenek moyang. Sigit Pangestu Aji, misalnya. Bocah berusi 14 tahun itu, baru-baru ini menjadi dalang pada Festival Dalang Bocah Nasional di Gedung Pewayangan, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Uniknya, lakon itu dia jalani atas keinginannya sendiri.
Festival yang digelar sebagai peringatan hari anak nasional itu, menampilkan 20 bocah lain yang berkompetisi sebagai dalang cilik. Sigit sendiri memilih lakon Wiratha Parwa, yang mengisahkan Pandawa Lima kalah berjudi dan menjalani hukuman 12 tahun. Siswa sekolah menengah pertama Jonggol itu mengakui tak banyak rekan sebayanya yang mengerti tentang pewayangan. Namun itu tak menghalangi Sigit untuk jatuh cinta dengan seni nusantara tersebut. Yang terpenting, para dalang cilik itu merupakan penyelamat seni .
Link to this comment:
All Comments (0)