Aksi Buruh Migran Indonesia-MAYDAY 2008

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
5,846
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Aug 26, 2008

Peringatan Hari Buruh Sedunia
Kamis, 1 Mei 2008


Hong Kong, 1258 buruh migran Indonesia melakukan aksi massa ke kantor Konsulat Jenderal RI dan Central Government Office Hong Kong. Aliansi 21 organisasi buruh migran yang menamakan dirinya "GERAKAN 1 Mei" menuntut, Kembalikan upah PRT asing ke HK$3860, hentikan underpayment, pangkas biaya agen dari HK$ 21000 menjadi HK$ 9000, Hapus aturan dua minggu, cabut izin praktek agency/PJTKI yang menahan dokumen buruh migrant dan membuat daftar hitam bagi para majikan yang bermasalah, tetapkan upah minimum untuk semua pekerja di Hong Kong dan hapus system kerja kontrak dan outsourcing untuk buruh di Indonesia.

Aksi GERAKAN 1 MEI kali ini menekankan pada permasalahan biaya agen dan pencabutan izin praktek agency/PJTKI yang melanggar hokum.

"KJRI harus menepati komitmennya seperti yang tertuang dalam SE 2303, mereka harus mencabut izin praktek agen/PJTKI bermasalah" Intan Yuli Herawati, Sekertaris Jenderal KOTKIHO,dalam orasinya ditengah massa buruh migrant di Victoria Park.

Seperti biasa, KJRI kali ini , sama seperti sebelumnya, masih belum punya cukup nyali untuk menemui warga negaranya di Hong Kong, hanya seorang satpam yang dipaksa oleh mereka untuk menemui dan berhadapan dengan rasa tidak puas terhadap KJRI.

Pada kesempatan kali ini, aksi sempat didatangi oleh kedua orang buruh migrant yang baru datatang dari Indonesia. Menurut pengakuan kedua buruh migrant ini, mereka sudah sejak dua hari yang lalu bermalam di airport Hong Kong, menunggu dijemput oleh agennya. Namun seperti yang sudah kita ketahui agen yang dinantikan tidak datang untuk mereka.

"KJRI tidak boleh lepas tanggung jawab dari persoalan ini, kehadiran kedua kawan kita ini menjadi bukti bahwa KJRI dan agen sama sekali tidak mempedulikan nasib buruh migran" masih menurut Intan, Kordinator Gerakan 1 Mei dalam pernyataan nya di depan KJRI"

Seperti yang sudah dijadwalkan, aksi peringatan MAY DAY kali ini juga diarahkan ke kantor pemerintahan Hong Kong. Dalam aksi kali ini, ribuan buruh migran mengangkat kepalanya dan bangga bahwa Hong Kong yang sekarang turut juga dibangun oleh kerja PRT asing asal Indonesia.

"Keuntungan yang didapat oleh pemerintahan Hong Kong tahun ini adalah lebih dari HK$ 14.8 triliun, sudah seharusnya pemerintah mengembalikan upah buruh migrant ke HK$ 3860. Mengingat sejak Hong Kong diterpa krisis ekonomi pada tahun 1999 PRT asing adalah pihak yang pertama kali diminta berkorban dalam menghadapi kesulitan tersebut, melalui pemotongan upah yang dilakukan pada tahun 1999 dan 2003" Sri Mintarti, Wakil Ketua Indonesian Migrant Workers Union, saat berorasi dalam perjalanan menuju CGO.

Didepan kantor CGO, Gerakan 1 Mei juga menyampaikan, melalui perwakilannya, Sri Mintarti, menuntut untuk segera dihapuskannya aturan dua minggu dan kebijakan Ijin Tinggal Baru.

Aksi pemukulan terhadap anggota IMWU

Pada saat massa buruh migran melakukan aksi di depan KJRI, kehadiran dua buruh migran yang ditelantarkan agen
(nama agencynya Wealthy) selama dua hari di airport, turut menambah keteguhan perjuangan yang dilakukan gerakan buruh migran. Pada saat kedua buruh migrant ini mau diantarkan oleh kawan perwakilan Gerakan 1 Mei untuk menemui petugas konsulat, tiba-tiba orang yang mengaku "menolong" meraka menarik kedua BMI tersebut untuk pergi dari KJRI, dan disaat petugas keamanan Gerakan 1 Mei mencoba membawa BMI tersebut, orang yang mengaku "menolong" BMI tersebut, membawa lari kedua BMI, dan ketika dicoba diberi pengertian bahwa KJRI harus bertanggung jawab atas kedua nasib kawan baru ini, tindakan pemukulan yang didapatkan oleh Rujiyem (komite kerja publikasi IMWU). Tindakan ini berkali-kali dilakukan, bahkan dilakukan dihadapan massa BMI. Kontan kemarahan menyulut massa, dan massa bertindak dengan mendobrak pagar pembatas aksi, guna menyelamatkan anggota IMWU tersebut, samapi rilis ini ditulis, Rujiyem, masih berada dikantor polisi Wan Chai, untuk mengadukan hal ini.

"Tindakan tidak bertanggung jawab ini, sangat kami sesalkan, dan kami akan menyerukan mogok kerja satu hari untuk menyatakan solidaritas terhadap anggota IMWU yang mengalami pemukulan" Sri Mintarti, Wakil Ketua IMWU.


Gerakan 1 Mei
C/o IMWU, Flat A, Jardine Mansion, Jardines Bazaar
Causeway Bay

Anggota Gerakan 1 Mei:
IMWU, FKMPU, NBF, AMANAH, PDV, YIC, Sanggar Budaya, Majelis Talim, Singo Umboro, Jambalaya Dancer, Maratus Sholehah, Zaqiyah, Sekar Bumi, Fatayat NU, Cargo, RDS, Gatribes, Al Mubarrokah, Shilul Arham, Usbiyathulrohmah

Category:

News & Politics

Tags:

License:

Standard YouTube License

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (13)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • terus kan merahkan dunia dengan gegap mu

  • terus kan merahkan dunia dengan gegap mu

  • @hulago1234 duancox

  • abih r kuasa buruh indon membakar semagat jiwa raga remaja muda anak bangsa malaysia menumbangkan kerajaan kapitalis kepada sosialis...hak ptuih!

  • jom pi chow kit besok maaa...

  • pemerintah harap lebih peduli lage pada kaum buruh....

  • tak paham ke isu pokok di sini? ramai mereka itu illegal immigrant. dtg tanpa dokumen sah. u have to respect our law. TKW bukan saja diidera di malaysia, tapi di arab dan hong kong. u tak paham ke, 1 legal : 3 illegal indon in malaysia? this is big big problem.

  • terima kasih teman2 atas perjuanganmu....sukses selalu....

    maju terus !!!

  • butoh pak hang..berjuang konon...

Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more