Hutan Mangrove Lahan konservasi di Belawan-Deliserdang Punah
Dari hasil penelusuran dengan menaiki boat selama seharian melibatkan DNAberita beserta tim LSM Hutan Beta melibatkan petugas Dinas Kehutanan Belawan, petugas DKP dan Polisi Kehutanan ternyata kondisi hutan mangrove dalam lahan konservasi maupun lahan hutan lindung di perairan Belawan serta Deliserdang sudah kian kritis, bahkan banyak lahan konservasi hutan bakau beralih fungsi menjadi lahan tambak maupun kebun sawit dimiliki oknum tertentu.
- Sembunyikan kutipan teks -
Padahal, hutan bakau atau mangrove berguna demi perkembangan hidup seluruh hewan yang ada di laut maupun pesisir pantai dan sungai, namun kini keberadaannya sangat mengkhawatirkan bahkan terancam punah.
Kerusakan terparah terdapat dilokasi hutan Mangrove sekitar kawasan Paluh Goni yang terletak perbatasan perairan Belawan -Deliserdang, hutan mangrove disana beralih fungsi menjadi tambak seluas 20 Ha masing-masing milik Amin dan Bahrumsyah (oknum DPRD Medan), tambak milik Anto, Ahwat, sedangkan hutan mangrove /konservasi berubah jadi lahan sawit seluas 280 hektar milik Aleng/Acin serta di kawasan Paluh Buaya, Paluh Tabuhan, Paluh Keluang, Paluh Nipah Larangan seluas 1000 hektar maupun di Desa Karang Gading sudah banyak berubah fungsi.
Menurut Ketua LSM Hutan Beta, Wahid didampingi Sekretaris Mampe Sihombing, Selasa (17/05/2011) di Belawan mengaku prihatin atas kondisi di lapangan ternyata hutan mangrove kian kritis serta sudah dialih fungsikan apalagi diatas lahan konservasi dan hutan lindung, sedangkan sesuai peraturan jelas itu mengangkangi Perda, maupun undang-undang seharusnya pembukaan lahan hutan bakau melalui izin dari berbagai pihak maupun Dinas terkait lainnya agar pembukaan lahan baru diatas lahan konservasi dan hutan bakau bisa dikendalikan demi berlangsungnya habitat makhluk hidup pesisir pantai.
Mereka mendesak aparat hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku perusakan lingkungan hidup terutama bagi pelaku perusak hutan mangrove yang ada di kawasan konservasi Belawan dan Deliserdang, dikatakannya lagi, maraknya aksi penebangan liar hutan bakau yang bisa mengancam timbulnya banjir serta bencana Tsunami.
ayo kita jaga hutan bakau indonesia!
kamilatulhuda 2 months ago