Open Mic 20-7-11 @ Comedy Cafe - Mongol
Top Comments
All Comments (67)
-
diliat dari acaranya aja sih standup comedy.comedy untuk yang cerdas :D
-
@phiAraz Heiii emangnya kerusahan,tawuran dll yg terjadi dinegri ini gara2 SARA doang ya?itu sih balik ke kepribadian masing2..simak dong berapa banyak org yg ga stuju sm pendapat anda..klo ga sk ya ga usah liat lah, jgn udah ga suka malah jd kompor ke org2 lain..sifat ky gitu tuh yg sebenarnya bikin peperangan..nyantai aja sob!
-
gw selalu suka sama mongol, dia selalu menggunakan pengalaman pribadi sebagai materi stand up comedy, dan sejujurnya, lucu banget untuk dinikmati, bukan hanya sekali menonton bahkan 2 sampai 3 kali, cheers
-
Maju terus Mongol
-
suka ama Mongol, lucu lucu lucu.....setuju ama komen2 yg positif.....Go Standup Comedy Indonesia!
-
@ikman1976 gak SARA itu, itulah keanekaragaman Indonesia, jd pluralitas itu bisa dijadikan bahan sekedar komparasi sosial, lawakan ini cerdas n gak bermaksud menyinggung kelompok/suku/agama tertentu, liat aja Mongol bikan candaan ttg agama kristen (agamanya sendiri) n ttg suku menado (sukunya sendiri) selain suku lain ato agama lain, gw rasa sah2 saja selama gak bermaksud sbg penistaan agama, yg dia jdkan candaan kan KEBIASAAN ORANG2NYA bukan AJARANNYA. Bravo Mongol,
-
@phiAraz punya pikiran wawasannya terbuka sedikit kenapa.. otak yang kayak gini nih, yang buat negeri kita berantakan... ini joke, gw yakin di warung kopi pun, pasti ada joke2 kayak gini.. kecuali klo pikiran picik seperti anda yang tidak bisa membedakan mana jokes mana pelecehan SARA...
-
..wahh klo gtu gue mau nyimenk ahhh .. asal jgn ketawan polisi .. hahahahha .. kan orang chimenk gak mungkin buat kriminal ..
-
Nyimeng nabrakin orang...
gw suka banget ni orang, bicaranya lugas, dan polos, bagaimana pun juga apa yang dibicarakan itu fakta di lapangan. Untuk wacana SARA, saya pikir marilah kita mulai belajar terbuka, jangan dikit2 sara, dikit sara, di era keterbukaan ini, joke joke seperti ini justru mempererat toleransi atas keragaman budaya dan agama di negeri ini sehingga kita tidak lagi dibeda2kan karena perbedaan daerah, agama dan kepercayaan. Saya Muslim, tidak pernah merasa tersinggung, Dewasa lah teman2..
ikman1976 5 months ago 50
Menanggapi komentar phiAraz.Definisi sara jika kita melecehkan suku dan agama seseorang jika suku dan agama berbeda.Itu sara.Tetapi mongol beragama kristen dan memiliki marga batak maka tidak dianggap sara.Keterbukaan dan kejelihanlah yang harus dilakukan.Tanpa menghakimi atau membenarkan bahwa sebuah lelucon hanyalah lelucon jika diliat dari hukum lelucon tetapi akan menjadi berbeda jika dilihat dari hukum provokator karena seorang provokator akan memblow up sebuah masalah kecil menjadi besar
ngocoljkt 4 months ago 15