Di LARANTUKA ibukota Kab. Flores Timur setiap tahun telah berlangsung tradisi tua peninggalan misionaris Dominikan dari Portugis abad 16 yaitu, PROSESI JUMAT AGUNG, utk mengenang KISAH SENGSARA YESUS KRISTUS sampai wafat di kayu salib. Ini merupakan rangkaian dari PEKAN SUCI atau SEMANA SANTA untuk menyambut Paskah.
Sejarah Gereja Katholik di Indonesia menyimpulkan bahwa Raja Ola Ado Bala, raja ke-10 merupakan Raja Larantuka I yang dipermandikan secara Katholik dengan Nama Don Fransisco Ola Ado Bala DVG. Raja ini jugalah yang menjadi tokoh yang mengadakan upacara meletakan penyerahan "tongkat kerajaan" berkepala emas kepada Bunda Maria Reinha Rosari. Beliau meletakan pandangan tentang kekuasaan yang menjadi tradisi keturunannya yakni bahwa Raja Larantuka yang sesungguhnya adalah Maria Reinha Rosari dan Raja adalah wakilnya di dunia.
Ketika Don Lorenzo II yang bernama Raja Usi Nenno naik takhta pada tahun 1882, Beliau mengadakan kembali Upacara penyerahan tongkat kerajaan berkepala emas seperti yang dilakukan leluhurnya, Raja Don Fransisco Ola Ado Bala. Maka sejak itu Larantuka Resmi Mendapat gelar "KOTA REINHA" (baca = Kota Reinya).
Cium manis dari Portugal ke Flores. Orang portugis harus kenal saudara di Indonesia!!!!!
MegaSreis 9 months ago
Sapa Mo keLarantuka, Flores. Yang paling pas kunjungan pada saat minggu suci "Holy Week"...Puncaknya perayaan pada hari Minggu paskah.
Viva Larantuka, Viva Indonesia
MrJuliuskawilarang 1 year ago
Beautiful Video! Beautiful Island of Flores!
antmdm 2 years ago
Thank you thank you and thank you. Proudly I could remember and introduce nagi....jaga nagi bae-bae se....minta bensa.....
rumpurampe 2 years ago