Sebanyak 21 warga tewas terinjak saat pembagian zakat di Jalan Dokter Wahidin, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (15/9). Puluhan lainnya pingsan. Sementara 13 korban luka dirawat di Rumah Sakit Soedarsono.
Acara ini diadakan dermawan bernama Haji Syaikon. Saat pembagian zakat, rumah Haji Syaikon diserbu ribuan warga. Pembagian zakat semula berjalan tertib. Namun tiba-tiba, ribuan warga saling dorong dan berdesakkan.
Wali Kota Pasuruan Aminurohman mengatakan tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu soal agenda pembagian massal zakat ini. "Jadi kami tidak mengantisipasi dengan menyiapkan aparat terkait," ujar Aminurohman saat dihubungi Metro TV.
Aminurohman membenarkan hampir saban tahun diadakan penyaluran seperti ini. Penyelenggara sudah diimbau agar tidak menggunakan pola penyaluran massal. Pasalnya tahun lalu pola itu sangat menyengsarakan dan meyulitkan warga.
banyaknya korupsi terutama dari depag dan badan amil zakat sangat rawan korupsi.
INGAT SAID(SAYID) AGIL ALMUNAWAR MENTERI AGAMA YANG KORUPSI LEBIH 500 MILYARD.PADAHAL BELIAU MENGAKU KETURUNAN NABI.KALAU SAYA DALAM KONDISI SEPERTI H.SYAIFONI. MAKA SAYA JUGA TIDAK PERCAYA ATAU MEMBERIKAN KEPERCAYAAN.KALAU SAYA TAU.ITU AKAN DIMALING.
arjunasama 2 years ago
Enak saja 21 orang sudah tewas pak haji tidak harus bertanggung jawab.Hukum dari mana itu pak afafli....
Kalau begitu pilot Garuda {Marwoto}yang pesawatnya celaka juga tidak perlu dimintai tanggung jawabnya kan dia juga sudah berbuat baik mengantar orang dari Jkt ke Solo.
Idioi pak afaflinggau benar2 anda menggigau
elanglima 3 years ago
Ini saja permintaan sdr afafl.. 21 orang tewas kok tidak perlu ada yang bertanggung jawab.
ILmu hukum darimana itu hanya karena beri zakat kemudian segala resiko diabaikan begitu saja.
Bangsat anda itu.
Kalau begitu pilot marwoto dari Garuda indonesia yang celaka di Solo itu juga tidak perlu tanggung jawab .
Begitu toh.
elanglima 3 years ago