Sejumlah mahasiswa forum komunikasi dan monitoring pamekasan, kemaren menduduki kantor pendopo bupati setempat untuk menyampaikan pernyataan sikap nya terhadap penyelewengan dana edhok tahun 2008 . Namun peserta aksi harus kecewa berat karena bupati pemekasan, kholilurrahman tidak mau menemui mereka.
Puluhan mahasiswa menggelar aksi dan mendatangi pendopo kabupaten pamekasan. Mereka bermaksud menemui bupati pemekasan kholilurrahman, untuk menuntut ketegasan bupati dalam menangani kasus penyelewengan dana edhok di dinas pendidikan setempat.
Menurut sahur koordinasi aksi , pihak nya akan melakukan pengawalan secara terus menerus terhadap penyelewangan dana edhok sebesar 1,9 miliar rupiah.
Dari data yang dihimpun madura channel, dinas pendidikan sumenep ditengarai melakukan penyelewengan dana edhok senilai 1,9 m untuk pengadaan buku perpustakaan bagi 40 lembaga smp dan sma di pamekasan.
Aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari pihak aparat kepolisian ini, berlangsung cukup tegang. Karena surat pernyataan sikap yang sedianya akan di serahkan langsung ke bupati pamekasan tidak tersampaikan.
Untuk mengungkapkan kekecewaannya para peserta aksi mennggantungkan surat pernyataan sikap tersebut di pagar pendopo pamekasan .
Link to this comment:
All Comments (0)