Dua tahun berlalu, tragedi pembantaian Gaza oleh Israel tidak akan melupakan luka umat Islam atas kebrutalan zionis Israel. 27 Desember 2009, serangan brutal pertama tentara Zionis Israel menggempur Gaza menewaskan ratusan orang. Selama hampir sebulan, dengan leluasa para tentara Zionis membunuh kaum Muslim Gaza. Syabab.Com mencatatat korban kebrutalan penjajah Israel atas Muslim Gaza itu mencapai 1.355 syahid.
Sekitar 410 diantaranya syuhada anak-anak, 114 syuhada perempuan, dan 120 syuhada tua renta. Sementara warga yang mengalami luka-luka lebih dari 5.450 orang. Diantara mereka juga mengalami kecacatan lahir akibat serangan kimiawi.
Tanpa Khilafah, sekali lagi kaum Muslim menderita. Hingga hari ini Gaza terus menderita dengan blokade oleh Israel dan negeri-negeri tetangganya. Para penguasa Muslim hari ini lebih memilih bergandeng tangan dengan para penguasa kafir ketimbang menolong saudara mereka sendiri. Padahal Allah Swt. telah berfirmasn, Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan terhadap meraka" (TQS. 8: 72).
Di manakah tentara perang Negeri-negeri Muslim? Di manakah para penguasa Muslim? Mengapa mereka tidak segera bergerak untuk menolong saudara mereka di Gaza, Palestina? Bukan saja saat terjadi pembantaian terbuka setahun lalu, namun juga hingga hari ini. [z/m/syabab.com]
Link to this comment:
All Comments (0)