26.05.2008
Kenaikan harga bahan bakar minyak juga diikuti kenaikan tarif. Tak terkecuali tarif ojek. Namun dampaknya, tukang ojek kehilangan calon penumpang yang keberatan dengan tarif baru. Itulah yang dialami pengojek di kawasan Slipi, Jakarta Barat, akhir-akhir ini.
Agus misalnya, tukang ojek yang sudah lima tahun mengais rezeki di kawasan ini mengaku dalam dua hari terakhir paling banyak dua penumpang yang didapat. Padahal biasanya, dia bisa mengantar 10 penumpang dalam sehari. Alhasil penghasilannya pun menurun drastis.
Rekan-rekan Agus bahkan mengaku tawar-menawar seringkali harus berakhir dengan perginya sang calon penumpang. Calon penumpang urung memanfaatkan jasa mereka bila ongkos yang ditawarkan tidak terjangkau. Kini Agus dan rakyat kecil lainnya hanya bisa berharap ada solusi konkret dari pemerintah yang bisa meringankan beban mereka.
Link to this comment:
All Comments (0)