Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

BILAL (Bagasworo Aryaningtyas | 2006 | 3' 42")

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
12,847
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Oct 9, 2010

Bilal merupakan penelusuran tentang identitas. Cara-cara berpakaian pengumandang azan dipertanyakan dalam film ini. Sebuah penelusuran ke dalam substansi keagamaan seseorang. Kritik atas stagnasi keagamaan yang hanya menghasilkan mahluk-mahluk kerdil dan tidak berpikiran luas.

Video Bilal berdurasi 3 menit 42 detik ini dibuat oleh Bagasworo Aryaningtyas pada April 2006. Karya ini pertama kali dipresentasikan di acara Parade Filem Video Forum Lenteng 2006, di Goethehaus Jakarta. Karya ini telah diputar diberbagai acara nasional maupun internasional, baik festival filem ataupun pameran seni rupa kontermporer (seni media) di beberapa negara. Di Indonesia, video ini dipresentasikan antara lain pada; Pameran Jakarta 32°C, Galeri Nasional Indonesia (2006); Jogja NETPAC Asian Film Festival (2006); À Courts d'écran #5, Pusat Kebudyaan Prancis (2007); Documentary Days Fakultas Ekonomi UI (2008); Konferensi Warisan Otoritarianisme, Demokrasi dan Tirani Modal (2008); dan beberapa presentasi berbagai workshop dan diskusi di berbagai daerah Indonesia. Presentasi internasional antara lain; Pameran NEW BEGINNER, TENT Center, Rotterdam (2006); 5ÈME FESTIVAL SIGNES DE NUIT, Paris, Prancis (2008); 37th INTERNATIONAL FILM FESTIVAL ROTTERDAM (2008); BOMBAY SAPPHIRE_ART PROJECTS, India (2008); The 55th International Short Film Festival Oberhausen, Jerman (2009). Finalis Indonesian Art Awards (2010).
--------------------------------------------------------------------------------­-------------------------------
Bilal is a film that attempts to seek for identity. It questioning the way of dress of the muezzin. A search into the hearts of person's religiosity. A critique for the religious stagnancy, that created half-size and small-minded human beings.

This 3 minutes 42 seconds video, made by Bagasworo Aryanintyas in April 2006. This work was first presented at Parade Filem Video Forum Lenteng 2006 event, at GoetheHaus Jakarta. This video has been screened at various national and international events, both film festivals or contemporary art exhibitions (media art) in some countries. In Indonesia, this video presented among others at; Jakarta 32°C Exhibition, at National Gallery of Indonesia (2006); Jogja NETPAC Asian Film Festival (2006); À Courts d'écran # 5, Centre Culturel Français Jakarta (2007); Documentary Days Faculty of Economics UI (2008); Authoritarianism Heritage Conference, Democracy and Tyranny of Capital (2008), and several presentations of workshops and discussions in various regions of Indonesia. International presentations, among others; Pameran NEO BEGINNER, TENT Center, Rotterdam (2006); 5ÈME FESTIVAL SIGNES DE NUIT, Paris, France (2008); 37th INTERNATIONAL FILM FESTIVAL ROTTERDAM (2008); BOMBAY SAPPHIRE_ART PROJECTS, India (2008); The 55th International Short Film Festival Oberhausen, Germany(2009). Finalis Indonesian Art Awards (2010).
--------------------------------------------------------------------------------­-------------------------------
Kamera [Camera] Wachyu Ariestya Permana; Editor Hafiz, Bagasworo Aryaningtyas; Artistik [Art] Andy Rahmatullah; Penampilan [Performance] Bagasworo Aryaningtyas; Alih Bahasa [english subtitles] Mirza Jaka Suryana; Produksi [Production] Forum Lenteng

Category:

Nonprofits & Activism

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 6 dislikes

Link to this comment:

Share to:

Uploader Comments (forumlenteng)

  • Kepada 'taubat79" siapa yang mengukur 'sopan dan rapi' itu. apa ukurannya dengan berpakain ala barat atau arab? pada video ini-lah yang dipertanyakan. mungkin kita perlu lebih terbuka pada interpretasi orang2 dalam berpakaian...saya kira Bagas tak perlu minta ampun...karena Tuhan tahu siapa yang mesti diampuninya...video ini tidak sedikitpun menghujat agama ataup Allah.

  • karena selama ini kekerasan yang mengatasnamakan agama terjadi karena memandang agama secara sempit. Jadi, kami sangat menyayangkan perkataan "babi" yang Anda sampaikan...tidak sesuai dengan cara pandang anda pada komentar pertama.

    Salam Forum Lenteng.

  • Kalau Anda melihat dengan lebih jernih, tentu tidak perlu mengatakan "babi" di sini. Karena persoalan perbedaan itulah, video ini menarik. Bagaimana sebuah prespektif tentang representasi punk dihadirkan di sini. tentang politik dan kekerasan yang mengatasnamakan agama, tidak ada hubungannya dengan video ini. malah sebaliknya. yang dibawa oleh karya Bagasworo ini adalah bagaimana kita bisa menerima sebuah perbedaan dalam memandang agama...

see all

All Comments (23)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • insyaallah..ada jalan nya..

  • @tohavideo dan yang lebih baik. jika penampilan dan hati sesuai

  • kalau bisa berpenampilan rapi. kenapa tidak?? pa lagi sdang beribadah kepada Allah

  • What an idiot!

  • subhanallah..sedap suara..moga ALLAH memberi taufiq dan hidayah kepadanya...serta memperelokkn ahklaknya..amin...

  • biar luar nmpk kotor..jnji dlm bersih..jgn kte disebalik nye....

  • dunia nak kiamat....

  • NabiMuhammad saw bersabda "Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada wajahmu,pakaianmu tapi Allah memandang kepada hatimu"(H.R. Buchori-muslim)

Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more