Sektor pendidikan adalah hal terpenting dalam membangun sebuah negeri. Namun hal itu mesti didukung oleh kebijakan pemerintah terutama dalam pengalokasian dana belanja tahunan untuk sektor ini. Demikian orasi ilmiah Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad dalam wisuda di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Sabtu (10/05/2008).
Mahathir mengingatkan pentingnya membenahi sistem pendidikan demi kemajuan bangsa. Pemerintah harus mengambil peran menempatkan alokasi dana pendidikan dalam prioritas utama. Itu pula yang dilakukan Mahathir dalam beberapa tahun kepemimpinannya. Bapak Pembangunan Malaysia ini mengalokasikan dana hingga 25 persen untuk bidang pendidikan. "Bangsa yang tidak punya ilmu dan tidak dapat perluaskan penguasaan ilmu kekal dengan kemunduran," kata Mahathir.
Namun bukan hanya di bangku sekolah, penanaman nilai dalam keluarga menjadi hal yang sama pentingnya. Menurut Mahathir, Indonesia kaya akan nilai-nilai lokal yang bisa mempercepat kemajuan bangsa lewat pendidikan. Sebuah pandangan yang patut direnungkan di tengah carut marut dunia pendidikan Indonesia
Link to this comment:
All Comments (0)