Kembali kepada Tauhid (2 of 2)

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
17,211
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Feb 18, 2008

Mengimani Uluhiyah/Ubudiyyah Allah Subhanahu Wa Ta'ala
----------------------------------------

Benar-benar mengimani bahwa Dia-lah ilah yang benar dan satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Al-Ilah artinya "al ma'luh", yakni sesuatu yang disembah dengan penuh kecintaan serta pengagungan.

"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada tuhan melainkan Dia. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." [Al Baqarah: 163]

"Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan demikian). Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [Ali Imran: 18]

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu'." [An-Nahl : 36]

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, 'Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang haq) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku'." [Al-Anbiya' : 25]

Setiap rasul dakwahnya tauhid uluhiyah. Sebagaimana yang diucapkan oleh Nabi Nuh, Hud, Shalih, Syu'aib, dan lain-lain:

"Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagi-mu selainNya." [Al-A'raf: 59, 65, 73, 85].

"Dan ingatlah Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya, 'Sembahlah olehmu Allah dan bertakwalah kepadaNya'." [Al-Ankabut : 16]

Dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam :

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama'." [Az-Zumar : 11]

"Maka ketahuilah bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu...". [Muhammad : 19]

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang Lata, Uzza, dan Manat yang disebut sebagai Tuhan, namun tidak diberi hak uluhiyah.

"Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya" [An Najm : 23]

"(Kuasa Allah) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dia-lah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar." [Al Hajj : 62]

Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman tentang Nabi Yusuf yang berkata kepada dua temannya di penjara.

"Hai kedua temanku dalam penjara, manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa? Kamu tidak menyembah yang selain Allah, kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu" [Yususf : 40]

Oleh karena itu para rasul alaihimussalam berkata kepada kaum-kaumnya:

"Sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada Tuhan selain daripada-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?" [Al Mu'minuun : 32]


Orang-orang musyrik tetap saja mengingkarinya. Mereka masih saja mengambil tuhan selain Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka menyembah meminta bantuan dan pertolongan kepada tuhan-tuhan itu dengan menyekutukan Allah.

Category:

Education

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 1 dislikes

Link to this comment:

Share to:

Top Comments

  • Allahu Akbar.

    Alhamdulillah masih ada ustadz-ustadz yg shalih yg berjalan diatas manhaj yang haq di Negeri Indonesia ini.

    jazzakallah wa atas sharingnya.

    klo bs di share jg kajian ustadz Yazid, Abu Haidar Dll.

  • Allahu Akhbar!!best..best..

see all

All Comments (16)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • GEBLEKK...

  • Kalau ilmu ente Cetek jangan coba coba ngomong ente, jangan seperti orang ngigau dasar WAHABI...

  • @banjulisa ziarah kubur tidak sirik apalagi sirik besar..coba dengerin lg yg tenang...ziarah kubur dianjurkan malah...untuk mengingat mati dam mendoakan bg yg sdh mati...yg syirik apabila minta2 kpd yg diziarahinya...

  • Bravo pak Ustad Hakim Amir bin Abdat the best Ustad on stage speach, ajarin umatnya damai dan kasih wawasan yg luas good on you pak Ustad Hakim.

  • @ssophiaryanmaria INI AQIDAH...WAHABIAH

  • @banjulisa orang yg jiarah kubur untuk meminta karomah, ke makam para syeh itu sirik besar, kalo mau minta karomah harus langsung ke Allah, bukan melalui orang yg sudah mati

  • allahu akbar, kuburan keramat seperti mbah priok didatengi penjiarah untuk mendapat karomah, ini sirik besar

  • subhanallah..

  • jadi orang yang ziarah kubur itu sirik besar ya? dasarnya apa ya ustad?

Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more