04/09/2009 07:51
Denpasar: Kerukunan antar umat beragama sudah terwujud di Bali sejak ratusan tahun silam. Salah satu buktinya adalah Kampung Bugis yang terletak di Pulau Serangan, Denpasar. Sejak ratusan tahun lalu, warga Kampung Bugis yang mayoritas beragama Islam, hidup rukun dengan warga sekitar yang memeluk Hindu.
Luas Kampung Bugis sekitar dua hektare lebih dan dihuni ratusan warga dari 81 keluarga. Di kampung ini banyak peninggalan sejarah para pendiri kampung. Salah satunya adalah masjid kuno bernama Assyuhada yang dibangun pada abad XVII. Meski sudah beberapa kali direnovasi, bentuk dan arsitektur asli masjid masih utuh.Di kampung ini juga terdapat sebuah Alquran kuno yang dibuat pada abad XVII. Alquran ditulis tangan serta sampulnya terbuat dari kulit unta.
Sejarah Kampung Bugis berawal dari terdamparnya sekelompok pelaut Bugis di Pantai Serangan pada abad XVII. Mereka kemudian menghadap Raja Badung waktu itu Cokorda Pemecutan III yang meminta mereka membantunya memerangi Kerajaan Mengwi. Atas jasa mereka, Raja menghadiahkan sebidang tanah di Pulau Serangan yang kelak menjadi Kampung Bugis.
Meski tinggal di daerah yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, warga muslim Kampung Bugis dapat hidup dengan tenang. Sebab antar penduduk yang berlainan kepercayaan sepakat untuk menjaga kerukunan
gw bangga sama org bugis sampai bs menempatkan nm d bali.
by. bugis BONE.
edhybonza1000 6 months ago