Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Noor Manusia Kawat - Samarinda

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
19,970
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jul 9, 2008

Dokter Optimistis Bisa Sembuhkan Manusia Kawat (3)
Tribun Kaltim / Muhammad Khaidir
Puluhan kawat menjuntai di perut Bu Noor
Artikel Terkait: * Puluhan Kawat Berlarian di Perut Bu Noor (2) * Puluhan Kawat Keluar dari Perut Bu Noor (1)

Rabu, 9 Juli 2008 | 06:46 WIB

JENIS penyakit yang diderita Noorsyaidah secara medis rupanya termasuk penyakit yang sangat aneh dan tak pernah ada dalam ilmu kedokteran mana pun. Direktur Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda dr Ajie Syirafuddin MMR mengaku sangat sulit menyebut jenis penyakit yang diderita perempuan berusia 40 tahun itu.

Dr Ajie cukup penasaran ingin melihat langsung penyakit yang diderita Noorsyaidah. Melihat pemberitaan Noorsyaidah, Ajie kemudian mendiskusikannya bersama para stafnya di RS AW Syahranie yang dipimpinnya.

"Memang sangat sulit disebutkan namanya dalam perspektif medis. Untuk perkiraan bahwa penyakit yang diderita Ibu Noor itu bisa saja disebut sejenis larva migran atau seperti ada cacing-cacing yang bermunculan di badan seseorang. Tapi itu juga terbantahkan karena yang tumbuh itu adalah benda keras, apalagi jenisnya adalah besi kawat," kata Ajie, Selasa (8/7), saat ditemui Tribun di kediamannya.

Dia juga heran dengan daya tahan tubuh Noor yang selama 17 tahun lebih tak memengaruhi kondisi fisiknya, padahal secara medis besi yang ditanamkan di tubuh seserorang dan tidak menimbulkan efek samping hanya jenis platina, sedangkan besi lainnya tak perlu menunggu waktu lama untuk menimbulkan infeksi atau sejenisnya. "Makanya untuk sementara ini juga, dalam pandangan ilmu kedokteran besi-besi kawat itu sudah beradaptasi dengan tubuh Ibu Noor sehingga tak berpengaruh dengan kondisi fisiknya. Seperti halnya penyakit larva migran yang saya sebutkan tadi adalah hasil adaptasi molekul-molekul di tubuh seseorang yang akhirnya berakibat pada munculnya cacing-cacing," ujarnya menjelaskan.

Apakah selanjutnya besi-besi itu tetap tidak akan berpengaruh atau membahayakan Noor? Menurut Ajie, untuk sementara ini memang tidak akan membahayakan, selain sudah teradaptasi, dari hasil literatur sementara kawat-kawat itu tumbuh hanya di kulit biasa, bukan di bagian vital.

"Vital yang dimaksudkan adalah misalnya tumbuhnya tepat di jantung. Kalau sudah seperti itu, maka sangat membahayakan sekali dan perlu cepat mendapat perawatan medis. Tapi memang sekali lagi, saya sebagai seorang dokter merasa heran besi kawat yang mudah berkarat itu tumbuh dan kondisi fisik Ibu Noor tak apa-apa, dan sistem pencernaan juga lancar," katanya.

Category:

News & Politics

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:

Uploader Comments (keshaandrea)

  • eh iya kabarnya orang ini gmna ya.. apa sdh sembuh.. mudh2 kabar trakhir adalah kabar terbaik utk dia

  • @cakgopar kabar terakhirnya adalah masih keluar kawat dari perutnya, ada berita ttg hal ini bulan lalu.

see all

All Comments (6)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • Astaga, apa yang luar biasa dari sini? Take a look... muncul setiap hari ulang tahun... berpenampilan seperti laki-laki.. pernah "buta mendadak" trus sembuh sendiri... "lumpuh" yang terus sembuh sendiri..dan belum menikah. Ini suatu bentuk "attention hunger" yang keluar dari bawah sadar.

  • efek global warming ga nih?? hehe spesies baru

  • kasihan ya... semoga diberi kekuatan menjalaninya, dan semoga Allah SWT segera menyembuhkannya....amin

  • Eneng eneng wae menungso kwi

Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more