Imam Syafi'i berkata: Ra'yuna shawab yahtamilul khatha' Wa Ra'yu ghairuna khatha' yahtamilus shawab' = pendapatku benar, tapi mungkin salah, dan pendapat selainku salah tapi mungkin benar".
kamu gak meneruskan kata imam Syafii itu ...sepotong lagi ..faman jaa bi assoha al kaolaen kobbalnahu>>>> makanya ..salah tafsir karena suka diambil sepotong dalilnya itu...itulah type islam group GUSDUR
Oke, "Yang terbenar diantara dua pendapatlah yang akan diterima" gitu terjemah bebasnya. Tapi apakah anda yakin bahwa pendapat andalah yang paling benar. Apakah anda berani menjamin dunia akhirat. Karena perebutan kebenaran itu sendiri subjektif. Apakah anda berani memastikan bahwa madhab yang anda anutlah yang benar. Kita harus ingat bahwa pendapat2 kita hanyalah pendapat manusia. Kita ini manusia, bukanlah tuhan yang terbebas dari kesalahan pendapat.
yang bener aja dong pakai kerudung nya..dosa loo...katanya istri kiyai..lantas kalau begitu bagai mana ???apa gak pernah baca ayat وليضربنابخمورهن على جيوبهن ولا يبدين زينتهن الا ما ظهر منها...الـــيـــخ...walau pun turunan apa ke dosa tetap dosa
Fikih terapan pun menyesuaikan kultur masing2 bangsa. Saya kira mayoritas bangsa Indonesia tidaklah nafsu karena Ibu Sinta memakai kerudung seperti itu. Kalau sudah bisa menghindarkan dari pandangan nafsu secara kultural, maka cukukplah. Sudah sesuai dengan maqashid syariah. Karena tujuannya adalah menjaga pandangan syahwat laki2. Jujurlah, apakah anda nafsu?
Imam Syafi'i berkata: Ra'yuna shawab yahtamilul khatha' Wa Ra'yu ghairuna khatha' yahtamilus shawab' = pendapatku benar, tapi mungkin salah, dan pendapat selainku salah tapi mungkin benar".
Itu pendapat seorang ahli ijtihad; penggali hukum dalam fikih, beliau tidak mendaku bahwa dia yang paling benar, dan lainnya dosa. Karena setiap pendapat orang mungkin benar dan mungkin salah. Yang maha benar hanya Allah semata.
Ya, biarlah kalau ibu Sinta mau pakai pakaian begitu, yang penting beliau punya dasarnya, punya dalilnya. Dan saya yakin beliau pun telah mengkaji tentang hal itu. Ya, biarlah.
Imam Syafi'i berkata: Ra'yuna shawab yahtamilul khatha' Wa Ra'yu ghairuna khatha' yahtamilus shawab' = pendapatku benar, tapi mungkin salah, dan pendapat selainku salah tapi mungkin benar".
garudangangkang 2 years ago
kamu gak meneruskan kata imam Syafii itu ...sepotong lagi ..faman jaa bi assoha al kaolaen kobbalnahu>>>> makanya ..salah tafsir karena suka diambil sepotong dalilnya itu...itulah type islam group GUSDUR
aingtea22 2 years ago
Oke, "Yang terbenar diantara dua pendapatlah yang akan diterima" gitu terjemah bebasnya. Tapi apakah anda yakin bahwa pendapat andalah yang paling benar. Apakah anda berani menjamin dunia akhirat. Karena perebutan kebenaran itu sendiri subjektif. Apakah anda berani memastikan bahwa madhab yang anda anutlah yang benar. Kita harus ingat bahwa pendapat2 kita hanyalah pendapat manusia. Kita ini manusia, bukanlah tuhan yang terbebas dari kesalahan pendapat.
garudangangkang 2 years ago
yang bener aja dong pakai kerudung nya..dosa loo...katanya istri kiyai..lantas kalau begitu bagai mana ???apa gak pernah baca ayat وليضربنابخمورهن على جيوبهن ولا يبدين زينتهن الا ما ظهر منها...الـــيـــخ...walau pun turunan apa ke dosa tetap dosa
aingtea22 3 years ago
Sdr. aingtea22, sebaiknya anda memahami kembali tujuan diturunkan ayat itu, jangan asal komen. Jangan tekstual, tapi pahami maqashid syariah nya.
garudangangkang 2 years ago
Fikih terapan pun menyesuaikan kultur masing2 bangsa. Saya kira mayoritas bangsa Indonesia tidaklah nafsu karena Ibu Sinta memakai kerudung seperti itu. Kalau sudah bisa menghindarkan dari pandangan nafsu secara kultural, maka cukukplah. Sudah sesuai dengan maqashid syariah. Karena tujuannya adalah menjaga pandangan syahwat laki2. Jujurlah, apakah anda nafsu?
garudangangkang 2 years ago
Anda boleh berkeyakinan seperti yang anda ungkapkan, tapi tidak bisa semena2 menghukumi orang lain sebagai orang yang berdosa.
garudangangkang 2 years ago
This has been flagged as spam show
Imam Syafi'i berkata: Ra'yuna shawab yahtamilul khatha' Wa Ra'yu ghairuna khatha' yahtamilus shawab' = pendapatku benar, tapi mungkin salah, dan pendapat selainku salah tapi mungkin benar".
garudangangkang 2 years ago
Itu pendapat seorang ahli ijtihad; penggali hukum dalam fikih, beliau tidak mendaku bahwa dia yang paling benar, dan lainnya dosa. Karena setiap pendapat orang mungkin benar dan mungkin salah. Yang maha benar hanya Allah semata.
garudangangkang 2 years ago
Ya, biarlah kalau ibu Sinta mau pakai pakaian begitu, yang penting beliau punya dasarnya, punya dalilnya. Dan saya yakin beliau pun telah mengkaji tentang hal itu. Ya, biarlah.
garudangangkang 2 years ago
wah!!!!!!!!!!!!
coenhapsa 4 years ago