Added: 4 years ago
From: syababproductions
Views: 23,544
Sort by time | Sort by thread (beta)

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (28)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • Comment removed

  • Sistem pendidikan di Indonesia sudah baik, hanya saja individu yang menjalankannya masih kurang baik....Aku bangga jadi orang Indonesia yang berideologi PANCASILA(Bukan KAPITALIS)..Kita bukan negara SEKULER, kita juga bukan negara AGAMA, kita negara PANCASILA yang menjungjung nilai-nilai keagamaan.Mari kita majukan pendidikan Indonesia dengan mengajar, mendidik dengan baik .....amin

  • Comment removed

  • Comment removed

  • KEwlKewl@ :saya rasa tidak selayaknya anda berbicara tenntang agama sedang anda sendiri tak mengerti dari agama yang anda sebut,apalgi anda mengatakan islam adalah agama mengajarkan kebodohan nauzubillah saya harap anda bukan seorang muslim sehingga anda berani mengatakan demikian...

  • @Nocommentpls jangan jadi sekular = orang yg doyannya misahin agama dari kehidupan...

    islam is complete man!!!

  • @syababproductions : yang misahin agama dan negara itu siapa.....???baca dulu komment saya baek baek...baru di kommenin dah...liat komennya si Kewl trus baca komen saya...saya rasa anda salah mengerti dari maksud tulisan saya...

  • @Nocommentpls keterpurukan negara kita bisa jadi di akibatkan oleh warganya yang bermental picik dan berwawasan sempit sehingga mudah mengadu dan di adu domba seperti yang mengatakan bahwa tidak ada negara muslim yang maju menurut saya itu salah buktinya Saudi Arabia dan Qatar ada di jajaran 25 negara maju di dunia jadi apapun agama suatu penduduk negara tidak jadi masalah. karna masalahnya adalah mentality dan sumber daya manusianya itu sendiri.

  • Udah deh gak usah bawa-bawa agama. Kalo pingin maju, mulailah mebelajarkan diri sendiri untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat untuk lingkungan terdekat.

  • kewlkewl: komen anda sangat mengandung sara, komen anda bisa mmbawa masalah.. tolong lebih bijaksana lagi..

  • dan menurutmu kalo negara ini jadi negara taliban jadi lebih baik? mendingan masuk sistem kapitalisme yang bener seperti india dan cina. kedua-duanya bukan islam tapi jauh lebih maju. islam hanya membawa ke kebodohan dan kehancuran. ga ada negara muslim yang bisa berhasil membangun. malaysia hanya memanfaatkan keberadaan penduduk cina dan india mereka. seharusnya lebih banyak lagi orang cina di indonesia.

  • jgn terlalu dangkal lah bikin komentar. gue jg bukannya mendukung negara islam. tapi kalau menyebutkan agama tertentu membawa kebodohan itu kan pernyataan gak berdasar.

  • Wahhhh.... Kok gak dibales-bales sih???? Gua jawab sendiri nih makin lama...

  • Oh ya. Video yang sangat bagus. Menunjukkan kepedulian anda terhadap Indonesia.

    Oh ya. You are not narrow minded at all Mr. Syabab. You asked about what is going on around you. That is one great quality. You want things to be better. But, the best solution is not always the one that you think of. Try to be open minded here, and see the other available possibilities. ^_^

    Tell me about your ideas and i'll tell you mine.

    Tidak perlu dibalas dalam bahasa Inggris Syabab

  • Jawabannya bukan di buku doang bang. Kenapa gak nanya hal2 yang dasar dahulu seperti gaji guru di Indonesia?

    Indonesia apanya sih yang kapitalisme? Sebenarnya sih lebih seperti feodalisme ketimbang Kapitalisme.

    Kalau kapitalisme sebagai sistem ekonomi benar2 dijalankan dengan baik tanpa peraturan-peraturan yang memberatkan partisipannya kemungkinan besar sistim itu akan berjalan dengan baik.

    Omong-omong ada yang tahu arti sebenarnya kapitalisme? Apa kelebihan dan kekurangannya?

  • Sudah satu minggu saya menunggu jawaban dari beadslover83 yang katanya banyak membaca, tapi tidak ada jawan juga. Padahal pertanyaan itu sangat simpel, tapi gak bisa jawab.

    Dan saya semakin yakin siapa yang sebenarnya yang

  • Maaf, bung, tapi sangat tidak menarik berdiskusi mencari kebenaran bersama seseorang yang mempunyai pemikiran berdasarkan fanatikisme suatu agama ditambah dengan kedangkalan akibat dari kebodohan. Indonesia itu multikultural. Terlalu dangkal, sempit dan tidak menghargai hak asasi manusia ketika ada oknum2 yang berusaha untuk menggolongkan dalam satu wadah. Apalagi lewat kekerasan dan ancaman. Membenci sesuatu atau seseorang, pasti ada alasannya, jadi tolong, bung, baca lebih banyak lagi.

  • Bagaimana ini bung, kok sudah menutup diri untuk berdiskusi malah menuduh yg tidak-tidak.... Apa kata dunia...????

    Saya cuma nanya satu pertanyaan aja, sebenarnya hidup itu apa sih? Pasti sampean bisa jawab, kan udah banyak baca. Saya ingin tahu jawaban sampean. Itu aja. Nggak ada kekerasan kok. Saya ingin jawaban dari sampean. Maksud saya hidup sampean itu berasal dari mana sih, kok bisa hidup di dunia ya? Itu saja pertanyaan saya.

    Ditunggu, kalau benar sudah banyak baca buku.

  • Yah, begitulah ketika fanatikisme ditambah dengan kebodohan...Anda ini...Selamat, bung!

  • Maaf saudaraku, saya sangat senang untuk berdiskusi dengan saudara terutama untuk mencari kebenaran yang akan menyelamatkan hidup ini. Sehingga kita tidak sekedar memberikan klaim serta tuduhan palsu. Bagaimana?

    Satu yang mendasar untuk anda, sebenarnya hidup ini apa sih, dari mana asal anda dan hidup ini?

    Saya tunggu jawaban anda!

  • Nah, itu dia...saya kan sudah menganjurkan anda untuk lebih banyak baca supaya anda lebih terdidik, sehingga bisa memberikan refrensi yang lebih baik.

    Kalau anda mengatakan sistem Islam, setahu saya 90% penduduk Indonesia beragama Islam, pejabat-pejabat bermoral bejat yang berkeliaran juga beragama Islam, belajar tentang pendidikan Islam, berkepribadian baikkah? Islamkah? Sistem Islam apa yang anda maksud? Jamaah Islamiah? Sistem yang membom dan membunuh? Makanya, tolong baca lebih banyak lagi!

  • Maaf, perlu ditegaskan di sini, sistem Islam saat ini tidak diterapkan. Ya, memang mayoritas penduduk negeri ini muslim, namun INGAT akidah mereka telah terjermbab oleh akidah SEKULARISME, yang menyebabkan mereka memisahkan Islam dari kehidupan mereka. Nilai-nilai Islam tak tampak, karena memang sejak dini kaum Muslim dipaksa oleh sistem ini dengan ide sekularisme.

    Di sinilah saudaraku semua yg baik, perlu memahami realitas umat Islam yg dicengkram sekularisme dan Sistem Islam itu sendiri.

  • Akibat sekularisme yg dipaksanan: Kaum Muslim saat ini banyak diajarai ide sekularisme & ide rusak lainnya ketimbang Islam yang sebenarnya. Kepribadian seseorang itu dilihat dari pola pikir dan tingkah lakunya. Kepribadian yang baik tentu kepribadian yg diinginkan oleh Sang Pencipta ini. Hanya tadi, karena sekularisme dipaksakan, akhirnya terjadilah split personality. Itulah hasil dari sistem pendidikan sekularisme yang hanya menghasilkan orang-orang rusak, sekuler, dan bejat.

  • Beda halnya, bila sistem Islam benar-benar diterapkan, maka yakinlah saudaraku, akan membawa rahmat (kasih sayang) kepada alam semesta ini. Itulah al-Quran mengajarkan, Islam ini menjadi rahmat bagi semesta alam.

    Tentu ini sistem Islam ini akan bisa tegak di bawah institusi Islam. Sejak Khilafah Islamiyah dibubarkan, serta Barat memaksakan sekularisme di tubuh umat ini, beginilah keadaannya: rusaknya kehidupan.

  • Namun, ingat saat ini kaum Muslim yang ikhlas kembali merindukan kehidupan yang sejahtera dan damai. Hal itu hanya bisa dengan sistem Islam, bukan sekularisme seperti saat ini. Geliat umat kepada Islam semakin mencuat, dan ini menjadi ancama bagi pihak Barat yang benci terhadap Islam.

    Untuk itulah, mereka terus menerus melakukan propaganda busuk dan negatif terhadap Islam, seperti kapanye War on Terror dan pencitraburukkan Islam, seperti yang saudara sebutkan di atas.

  • Padahal Islam, tidaklah demikian. Insya Allah, jika bung beadsliver83 benar2 ingin memperoleh kedamaian dan kebahagiaan, kami mengundang bung untuk sama-sama kita memahami Islam yang sebenarnya. Insya Allah! We are ready!

    Jadi saya tegaskan: rusaknya kehidupan saat ini bukan karena akibat sistem Islam, justru karena mereka menggukan sistem sekuler-kapitalis, sehingga menggunakan aturan yg bukan dari Pencipta Alam raya ini.

  • Pemikiran anda sangat dangkal! Sangat bodh dan tidak diwakili oleh referensi yang berkualitas. Coba anda baca lebih banyak lagi. O ya, belajar bahasa Inggris bukan berarti sekuler kok, jadi belajar lebih banyak, baca lebih banyak, agar anda lebih TERDIDIK, baru beri komentar tentang PENDIDIKAN INDONESIA.

  • Siapa yang mengatakan belajar bahasa Inggris itu sekuler? Siapa???? Apa anda tidak merasakan rusaknya generasi hasil dari pendidikan saat ini di mana mereka dipaksa ditanamkan ide sekularisme! Apa anda tidak melihat fakta semakin meningkatnya kerusakan moral generasi di negeri ini? Apa anda tidak merasakkan para pejabat bermoral bejat berkeliaran???

    Beda dengan sistem Islam, pendidikan ditujukan untuk membina kepribadian manusia berkepribadian yang baik, yakni berkepribadian Islam.

  • Hei,.. kenapa dengan gampang sekali kau menyalahkan sistem..? Coba liat sistem pendidikan yang sama itu dapat menghasilkan lulusan terbaik di negara maju di barat sana. Jangan gampang menyimpulkan, bisa salah dan menyalahkan sesuatu dengan salah. Yang mana yang tidak sesuai sare'at islam..? sare'at islam yang mana..?

  • Ya, sistem yang diterapkan di negeri ini memang sudah rusak dan bathil. Apa sekularisme tidak rusak? Sangat rusak! Landasannya saja sudah rusak, apalagi segala sesuatu yang lahir dari akidah tersebut, rusak juga.

    Kerusakan sekularisme tidak sesuai dengan fitrah manusia. Manusia telah diciptakan oleh Tuhan, dan Dia telah memberikan kepada kita potensinya, salah satunya naluri mengabdi (agama). Bagaimana bisa, kehidupan ini harus dijauhkan dari agama? Padahal hidup ini perlu aturan dari-Nya.

  • hancurnya pendidikan di indonesia akibat banyaknya koruptor yang mengelola pendidikan,baik di bawah diknas maupun di bawah depag. mereka sangat pandai laporan pertanggungjawaban yang penuh rekayasa.

  • ya, memang itu salah satunya. Tetapi ingat saudara, kerusakkan itu juga terletak pada sistem, dimana sistem pendidikan sekuler yang dipaksakan ke negeri ini. Walhasil, lihatlah ... lihatlah .... oleh saudara kerusakan moral dan hancurnya generasi akibat sekularisme, yang telah memisahkan agama dari kehidupan. Mencampakkan aturan Allah dan menghamba pada aturan buata manusia.... sekiranya besok kita mati... apa yang sudah disiapkan ....??

  • boooo... what the hell is this crap?

  • Mr.Syabab you are so narrow..

  • Sekularisme bukan biang kerok kerusakan moral. Manusianya yang rusak. Sekularisme menjamin perbedaan. Manusia bisa rusak kalau apa-apa terlalu berlebihan termasuk agama.

  • Sekularisme merupakan akidah yang rusak. Sekularisme tiada lain pemisahan agama dari kehidupan. Akidah sekularisme ini sudah rusak sejak dari kelahirnnya, tidak masuk akal, tidak sesuai dengan fitrah dan pastinya tidak akan menentramkan jiwa.

    Ide sekularisme tidak masuk akal, karena ide ini lahir dari hasil kompromi antara para agamawan (Kristen) dengan kaum bangsawan. Akhrinya dicapai kompromi: pemisahan agama dari kehidupan, termasuk juga pemisahan agama dari negara.

  • hello Extremist Muslim, Not ALL Indonesians belong to Islam...!!!!! We still have Hindhu, Buddhist and Christian... I dont think your idea is acceptable in this country!!!

  • Muslim not extrimist, you must known it!

    Islam is peace!

  • Sekularisme adalah biang kerusakkan negeri ini.

    Sekularisme membuat umat sengsara dan menantang Pencitanya. Benarkah sekularisme faktor budaya yang memajukan peradaban? Dari segi asasnya saja sekularisme itu ajaran yang bertentangan dengan akal, tidak sesuai fitrah manusia dan tidak memberikan ketenangan jiwa.

    Walhasil sekularisme akidah yang sesat dan menyesatkan

  • Coba renungkan isinya, dengeri backsoundnya dan renungkan semuanya

Loading...
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more