Added: 4 years ago
From: abumuqarrab
Views: 13,950
Sort by time | Sort by thread (beta)

Link to this comment:

Share to:

All Comments (9)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • Al-Ahzab ayat 40. Disitu jelas sekali..Muhammad Rasululloh SAW adalah Penutup Nabi-Nabi. Jelas sekali artinya..tidak ada nabi sesudahnya. Tidak juga Mirza Ghulam Ahmad.

    bertobatlah hai jahilmuraqqab!!!!!!!! abumuqarrab = jahilmuraqqab!

    bertobatlah ...

    "ya allah...

    tunjukan si ABU ini jalan -

    yang lurus ,yaitu jalan orang2 telah engkau beri nikmat ke padanya, bukan jalan mereka yg dimurkai dan bkn pula jalan mereka yg SESAT"

  • pak Abu,,pertanyaan sederhana saja. Saya juga mengharapkan jawaban yg sederhana juga. "YA atau TIDAK".

    Pertanyaannya : Menurut Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad termasuk nabi atau bukan ? Tolong jangan kasi saya jawaban dengan kalimat yg panjang lebar. Cukup dengan "YA atau TIDAK"

  • Perkenalan saya khan disini seorang ahmadi, anda harusnya sudah tau jawaban itu, jadi ngapain sy jawab pertanyaan sederhana anda itu

  • ...Gambaran Dajjal dalam surah ini adalah propaganda keagamaan dari akidah yg bertuhan lebih dari satu dg kemajuan dunianya yg membawa mudarat kepada umat Islam. Coba ditanyakan menurut isyarat ini dg melihat keadaan umat Islam sekarang, apakah dajjal itu sudah datang??

  • Ucapan baginda Rasulullah saw. mengandung makna yg dalam, penuh kiasan.

    Pemahaman Dajjal, ada salah satu nasehat baginda Rasulullah saw., bahwa dg membaca doa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surah Al-Kahfi bisa menjamin keselamatan kaum muslimin dari fitnah Dajjal...

  • "Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang- orang yang mendapat petunjuk."

    (6:117).

    Tentu anda tak perlu melampaui kewenangan Tuhan. Kecuali kalo anda memang lebih memilih mengikuti ucapan pembuat fatwa sesat.

  • wahai umamat islam dengarkan video ini,, biar anda jelas ahmadiah sesat atau gak!!!! disini si abumarraqab, mengakui bahwa mirza A G. sebagai nabi setelah muhammad saw!!!!!!! buktinya di menit 7:39......!!!!

  • lihat penjelasan sebelumnya..

  • Pertanyaannya sederhana saja..Mirza Ghulam Ahmad menurut Ahmadiyah,,nabi atau bukan ?

  • Ok cari persamaannya dulu, sesuai terjemahan ayat yg anda sampaikan, yg saya tanyakan apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??

    Ayat berikutnya yg anda sampaikan sebenarnya sudah menjawab.

    "[70] Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui."

  • Menit 7:49 dari Video ini memperlihatkan kesesatan yg fatal dari gerakan ini, yaitu menyebut Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi. Ayat yg dijadikan acuan juga salah, seharusnya surat An-Nisa ayat 69. Berdasar ayat itu mereka sebut Mirza Ghulam mendapat gelar Nabi. Apa mereka lupa, coba baca,,Al-Ahzab ayat 40. Disitu jelas sekali..Muhammad Rasululloh SAW adalah Penutup Nabi-Nabi. Jelas sekali artinya..tidak ada nabi sesudahnya. Tidak juga Mirza Ghulam Ahmad.

  • coba dengar/baca kembali pelan2 ayatnya surah annisa 70. Pertanyaannya apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??

  • Jangan-jangan Mushaf Qur'an yg kita pegang berbeda pak. Soalnya di Mushaf Qur'an yg saya pegang sbb :

    [69] Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.

    [70] Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui.

    Kok bisa beda ya ??

  • Ok cari persamaannya dulu, sesuai terjemahan ayat yg anda sampaikan, yg saya tanyakan apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??

    Ayat berikutnya yg anda sampaikan sebenarnya sudah menjawab.

  • Sesuai Hadits Nabi diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.: "Nabi s.a.w. tidak mengetahui pemisahan antara Surah itu sehingga bismillahirrahmaanirrahiim turun kepadanya." (H. R. Abu Daud, "Kitab Shalat", dan Al-Hakim dalam "Al-Mustadrak"). 'bismillahirrahmaanirrahiim' yang terletak pada permulaan setiap Surah dihitung sebagai ayat pertama sesuai dengan standar penomoran ayat-ayat Al-Qur'an Karim..

Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more