Al-Ahzab ayat 40. Disitu jelas sekali..Muhammad Rasululloh SAW adalah Penutup Nabi-Nabi. Jelas sekali artinya..tidak ada nabi sesudahnya. Tidak juga Mirza Ghulam Ahmad.
bertobatlah hai jahilmuraqqab!!!!!!!! abumuqarrab = jahilmuraqqab!
bertobatlah ...
"ya allah...
tunjukan si ABU ini jalan -
yang lurus ,yaitu jalan orang2 telah engkau beri nikmat ke padanya, bukan jalan mereka yg dimurkai dan bkn pula jalan mereka yg SESAT"
pak Abu,,pertanyaan sederhana saja. Saya juga mengharapkan jawaban yg sederhana juga. "YA atau TIDAK".
Pertanyaannya : Menurut Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad termasuk nabi atau bukan ? Tolong jangan kasi saya jawaban dengan kalimat yg panjang lebar. Cukup dengan "YA atau TIDAK"
...Gambaran Dajjal dalam surah ini adalah propaganda keagamaan dari akidah yg bertuhan lebih dari satu dg kemajuan dunianya yg membawa mudarat kepada umat Islam. Coba ditanyakan menurut isyarat ini dg melihat keadaan umat Islam sekarang, apakah dajjal itu sudah datang??
Ucapan baginda Rasulullah saw. mengandung makna yg dalam, penuh kiasan.
Pemahaman Dajjal, ada salah satu nasehat baginda Rasulullah saw., bahwa dg membaca doa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surah Al-Kahfi bisa menjamin keselamatan kaum muslimin dari fitnah Dajjal...
"Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang- orang yang mendapat petunjuk."
(6:117).
Tentu anda tak perlu melampaui kewenangan Tuhan. Kecuali kalo anda memang lebih memilih mengikuti ucapan pembuat fatwa sesat.
wahai umamat islam dengarkan video ini,, biar anda jelas ahmadiah sesat atau gak!!!! disini si abumarraqab, mengakui bahwa mirza A G. sebagai nabi setelah muhammad saw!!!!!!! buktinya di menit 7:39......!!!!
Ok cari persamaannya dulu, sesuai terjemahan ayat yg anda sampaikan, yg saya tanyakan apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??
Ayat berikutnya yg anda sampaikan sebenarnya sudah menjawab.
"[70] Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui."
Menit 7:49 dari Video ini memperlihatkan kesesatan yg fatal dari gerakan ini, yaitu menyebut Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi. Ayat yg dijadikan acuan juga salah, seharusnya surat An-Nisa ayat 69. Berdasar ayat itu mereka sebut Mirza Ghulam mendapat gelar Nabi. Apa mereka lupa, coba baca,,Al-Ahzab ayat 40. Disitu jelas sekali..Muhammad Rasululloh SAW adalah Penutup Nabi-Nabi. Jelas sekali artinya..tidak ada nabi sesudahnya. Tidak juga Mirza Ghulam Ahmad.
coba dengar/baca kembali pelan2 ayatnya surah annisa 70. Pertanyaannya apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??
Jangan-jangan Mushaf Qur'an yg kita pegang berbeda pak. Soalnya di Mushaf Qur'an yg saya pegang sbb :
[69] Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.
[70] Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui.
Ok cari persamaannya dulu, sesuai terjemahan ayat yg anda sampaikan, yg saya tanyakan apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??
Ayat berikutnya yg anda sampaikan sebenarnya sudah menjawab.
Sesuai Hadits Nabi diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.: "Nabi s.a.w. tidak mengetahui pemisahan antara Surah itu sehingga bismillahirrahmaanirrahiim turun kepadanya." (H. R. Abu Daud, "Kitab Shalat", dan Al-Hakim dalam "Al-Mustadrak"). 'bismillahirrahmaanirrahiim' yang terletak pada permulaan setiap Surah dihitung sebagai ayat pertama sesuai dengan standar penomoran ayat-ayat Al-Qur'an Karim..
Al-Ahzab ayat 40. Disitu jelas sekali..Muhammad Rasululloh SAW adalah Penutup Nabi-Nabi. Jelas sekali artinya..tidak ada nabi sesudahnya. Tidak juga Mirza Ghulam Ahmad.
bertobatlah hai jahilmuraqqab!!!!!!!! abumuqarrab = jahilmuraqqab!
bertobatlah ...
"ya allah...
tunjukan si ABU ini jalan -
yang lurus ,yaitu jalan orang2 telah engkau beri nikmat ke padanya, bukan jalan mereka yg dimurkai dan bkn pula jalan mereka yg SESAT"
aneuksts 3 years ago
pak Abu,,pertanyaan sederhana saja. Saya juga mengharapkan jawaban yg sederhana juga. "YA atau TIDAK".
Pertanyaannya : Menurut Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad termasuk nabi atau bukan ? Tolong jangan kasi saya jawaban dengan kalimat yg panjang lebar. Cukup dengan "YA atau TIDAK"
neoajat 3 years ago
Perkenalan saya khan disini seorang ahmadi, anda harusnya sudah tau jawaban itu, jadi ngapain sy jawab pertanyaan sederhana anda itu
abumuqarrab 3 years ago
...Gambaran Dajjal dalam surah ini adalah propaganda keagamaan dari akidah yg bertuhan lebih dari satu dg kemajuan dunianya yg membawa mudarat kepada umat Islam. Coba ditanyakan menurut isyarat ini dg melihat keadaan umat Islam sekarang, apakah dajjal itu sudah datang??
abumuqarrab 3 years ago
Ucapan baginda Rasulullah saw. mengandung makna yg dalam, penuh kiasan.
Pemahaman Dajjal, ada salah satu nasehat baginda Rasulullah saw., bahwa dg membaca doa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surah Al-Kahfi bisa menjamin keselamatan kaum muslimin dari fitnah Dajjal...
abumuqarrab 3 years ago
"Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang- orang yang mendapat petunjuk."
(6:117).
Tentu anda tak perlu melampaui kewenangan Tuhan. Kecuali kalo anda memang lebih memilih mengikuti ucapan pembuat fatwa sesat.
abumuqarrab 3 years ago
wahai umamat islam dengarkan video ini,, biar anda jelas ahmadiah sesat atau gak!!!! disini si abumarraqab, mengakui bahwa mirza A G. sebagai nabi setelah muhammad saw!!!!!!! buktinya di menit 7:39......!!!!
aneuksts 3 years ago
lihat penjelasan sebelumnya..
abumuqarrab 3 years ago
Pertanyaannya sederhana saja..Mirza Ghulam Ahmad menurut Ahmadiyah,,nabi atau bukan ?
neoajat 3 years ago
Ok cari persamaannya dulu, sesuai terjemahan ayat yg anda sampaikan, yg saya tanyakan apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??
Ayat berikutnya yg anda sampaikan sebenarnya sudah menjawab.
"[70] Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui."
abumuqarrab 3 years ago
Menit 7:49 dari Video ini memperlihatkan kesesatan yg fatal dari gerakan ini, yaitu menyebut Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi. Ayat yg dijadikan acuan juga salah, seharusnya surat An-Nisa ayat 69. Berdasar ayat itu mereka sebut Mirza Ghulam mendapat gelar Nabi. Apa mereka lupa, coba baca,,Al-Ahzab ayat 40. Disitu jelas sekali..Muhammad Rasululloh SAW adalah Penutup Nabi-Nabi. Jelas sekali artinya..tidak ada nabi sesudahnya. Tidak juga Mirza Ghulam Ahmad.
neoajat 3 years ago
coba dengar/baca kembali pelan2 ayatnya surah annisa 70. Pertanyaannya apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??
abumuqarrab 3 years ago
Jangan-jangan Mushaf Qur'an yg kita pegang berbeda pak. Soalnya di Mushaf Qur'an yg saya pegang sbb :
[69] Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.
[70] Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui.
Kok bisa beda ya ??
neoajat 3 years ago
Ok cari persamaannya dulu, sesuai terjemahan ayat yg anda sampaikan, yg saya tanyakan apakah sekarang dikalangan umat Islam sudah tidak ada lagi para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh??
Ayat berikutnya yg anda sampaikan sebenarnya sudah menjawab.
abumuqarrab 3 years ago
Sesuai Hadits Nabi diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.: "Nabi s.a.w. tidak mengetahui pemisahan antara Surah itu sehingga bismillahirrahmaanirrahiim turun kepadanya." (H. R. Abu Daud, "Kitab Shalat", dan Al-Hakim dalam "Al-Mustadrak"). 'bismillahirrahmaanirrahiim' yang terletak pada permulaan setiap Surah dihitung sebagai ayat pertama sesuai dengan standar penomoran ayat-ayat Al-Qur'an Karim..
abumuqarrab 3 years ago